Para ilmuwan dari Jerman menggali tanah sedalam 50 meter dan mereka telah menemukan potongan-potongan tembaga kecil.
Setelah lama meneliti potongan-potongan tembaga tersebut, Jerman
mengumumkan bahwa nenek moyang orang Jerman di jaman 25000 tahun yang
lalu telah memiliki jaringan telekomunikasi.
Tetapi hal ini tidak membuat pemerintah Amerika Serikat (AS)
terkagum-kagum. Mereka lalu menyuruh para ilmuwan mereka untuk menggali
lebih dalam lagi. Pada kedalaman 100 meter, mereka menemukan
potongan-potongan gelas dan mereka segera mengumumkan bahwa nenek moyang
bangsa AS sekitar 35000 tahun yang lalu telah memiliki jaringan serat
optik di negara mereka.
Para ilmuwan Indonesia yang berada di LIPI dan BPPT tentu saja merasa
lucu mendengar hal tersebut. Tetapi dengan semangat yang menyala-nyala
para ilmuwan Indonesia malah menggali tanah jauh lebih dalam lagi sampai
200 meter.
Dan, tentu saja mereka tidak menemukan apapun. Akhirnya dengan semangat
yang menyala-nyala pula pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa nenek
moyang bangsa Indonesia sekitar 50000 tahun yang lampau telah
menggunakan telepon seluler sebagai media komunikasi mereka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar